Magang = Profesional?
- bramastiobeavisto
- Mar 21, 2016
- 3 min read
Suatu Universitas dikatakan baik dan unggul ketika mereka memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk dapat digunakan mahasiswa maupun pihak yang terkait didalamnya. Lalu, apakah jika mereka memiliki infrastuktur yang baik maka secara bersamaan mereka juga akan memiliki lulusan yang siap bekerja, mandiri, dan profesional?
Universitas-universitas sekarang mengunggulkan jaringan kerja yang bisa mereka tawarkan kepada para mahasiswa mereka. Biasanya melalui program magang, dan bahkan terkadang mengikuti program magang adalah salah satu syarat kelulusan. Lalu apakah dengan magang mahasiswa bisa menjadi lebih profesional? Bisa dikatakan ya, karena dengan magang mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat mereka di bangku kuliah. Selain itu, mahasiswa juga bisa mengenal dunia kerja secara profesional sebelum nantinya terjun langsung setelah lulus.
Melalui magang, sadarilah bahwa profesionalitas tiap karyawan sangat menentukan performa perusahaan atau institusi secara keseluruhan. Jadi, perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk merekrut kita kembali sebagai pegawai tetap di kemudian hari. Namun, bagaimana agar program magang yang diikuti tidak hanya menjadi kewajiban atau hanya sekedar menghasilkan nilai saja? Berikut tipsnya.
1. "Kencangkanlah" Jam Karetmu!

gambar via www.hipwee.com
Sebagai mahasiswa magang, kamu perlu membangun citra yang baik di tempat magangmu. Caranya, datanglah ke tempat kerja tepat waktu. Tunjukan bahwa kamu adalah pribadi yang disiplin dan menghargai waktu. Bahkan, kamu bisa datang satu atau setengah jam lebih awal dari jam masuk kerja.
Dengan datang lebih awal, kamu punya lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Kamu bisa mengatur meja kerjamu agar tetap terlihat rapi, menyusun to do listuntuk hari itu, dan memulai pekerjaan dengan lebih rileks.
Usahakan untuk datang lebih awal dan jadilah yang paling terakhir saat jam pulang kantor. Sikap disiplin dan tepat waktu akan jadi catatan tersendiri bagi atasan dan perusahaan.
2. Berpakaianlah Dengan Sesuai

gambar via s3-ec.buzzfed.com
Impresi pertama seseorang terhadap kita adalah bagaimana cara kita berpakaian. Bukan cuma anak magang, semua pegawai punya kewajiban untuk berpakaian rapi ke kantor.
Sebelum memulai kegiatan magang, sebaiknya cari informasi seputar cara berpakaian dan akan lebih baik jika kita mempersiapkan lebih detail mengenai pakaian yang akan kita gunakan pada hari tertentu. Pasalnya, masing-masing perusahaan atau tempat magang tentu punya standar dan etika berbusana sendiri.
3. Jauhkan Ponsel dan Media Sosial

gambar via www.tumblr.com
Banyak orang lalai dan tidak mengindahkan etika kerja yang satu ini. Mereka menganggap ponsel sebagai alat komunikasi pribadi yang sangat penting sehingga harus selalu dibawa kemana-mana. Terkadang aktif di media sosial bisa jadi salah satu aspek yang akan diperhatikan atasan atau supervisor magang. Aktif media di media sosial bisa diartikan bahwa kamu adalah pribadi yang menyenangkan dan punya banyak koneksi.
Tetapi akan lebih baik jika kita sebagai pegawai magang harus menunjukan profesionalisme dengan mengesampingkan urusan pribadi saat di kantor. Salah satunya dengan menyimpan atau menjauhkan ponsel dari meja kerja.
4. Proaktif

gambar via wix.com
Profesionalisme tidak melulu harus bersikap kaku. Kamu juga bisa menunjukan profesionalismemu dengan berusaha menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pekerjaan. Mulailah dengan meminta daftar kerjamu pada supervisor magang. Pastikan bahwa kamu paham dengan semua tugas yang didelegasikan padamu. dan selesaikan tugasmu tepat waktu. Jangan lupa untuk minta kritik atau saran sebagai evaluasi kinerjamu.
Dengan kata lain, kamu menunjukan bahwa dirimu punya etos kerja yang baik sekaligus punya keseriusan dan ketertarikan pada pekerjaan itu.
5. Menjalin Koneksi

gambar via cobaltpm.com
Selain hubungan kerja yang baik dengan atasan dan rekan-rekan kerja, penting juga untuk menjalin hubungan baik di luar pekerjaan. Jadilah pribadi yang ramah dan menyenangkan sehingga banyak rekan kerja yang senang mengenal dan berteman denganmu. Tampillah sebagai orang yang ringan tangan dan mudah diajak bekerja sama.
Pastikan untuk menyimpan nomor kontak teman-temanmu di tempat magang. Kamu jadi masih bisa menjaga komunikasi dengan mereka sekalipun kegiatan magang sudah selesai. Jaringan dan koneksi adalah salah satu hal penting dalam dunia bisnis dan masa depan karir.
6. Berikan Kesan yang Positif Ketika Magang Selesai

gambar via www.hipwee.com
Selayaknya berterima kasih pada perusahaan dan semua orang yang membantu proses magang hingga selesai. Berikan kesan perpisahan yang positif dengan cara menulis ucapan terima kasih dalam tulisan tangan.
Ceritakan tentang atasan dan supervisor yang membimbing selama proses magang. Tuliskan pula tentang rekan-rekan kerja yang pernah membantu. Tunjukan rasa terima kasih atas sikap baik dan penerimaan mereka atas kehadiran kita di kantor itu.
Kegiatan magang tidak semata-mata perintah kampus dan kewajiban yang harus kita penuhi demi nilai. Magang justru harus jadi kesempatan emas untuk mempersiapkan, melatih diri sebelum menjalani pekerjaan yang sebenarnya, dan sekaligus melatih diri menjadi lulusan yang beretika dan profesional




















Comments